zona cuapz

Tentang cinta…

Cinta itu….

Posted in cinta with tags on 10 March 2009 by arienz

love

Hmm….mmm….

Mmmm…mmm…

Sulit juga mendefinisikan apa itu makna cinta.

Psst…tau gak,  beberapa waktu lalu setelah menemukan cinta itu, gue baru tau rasanya mencintai dan dicintai.  Rasanya nyaman, bahagia, senang, gembira, kesal karena cemburu, harap-harap cemas ketika tidak mengetahui kabar darinya, dan masih segudang rasa lainnya yang sungguh benar-benar sulit diungkapkan dengan kata-kata.

Mungkin bagi yang sudah terbiasa putus nyambung dalam pacaran, hal yang gue sebutkan diatas bukanlah hal yang luar biasa.  Tapi bagi gue yang baru ‘melek’ keberadaan cowok, gue anggap itu adalah hal yang ‘out of reach’, bahkan kebayang pun gak.

Thanks to cinta gue yang baru 3 minggu ini menemani gue…

Jadi kalo ditanya, ‘kamu cinta gak sih sama aku?’.  And for sure gue akan jawab, ‘gak tau!’

Koq bisa sih?perasaan kita kan cuma kita sendiri yang tau…?

Helow guys, jangan nge-judge gue dulu.  Jauuuuuh didalam hati gue, gue juga ngerti kale cinta itu kayak apa! cuma permasalahnnya adalah gimana gue mengungkapkan cinta itu.  Gue mencintai orang itu gak setiap detik bilang ‘i love you’.  Gak juga neleponin n sms-in tiap menit.  Gak melulu jalan bareng berdua setiap hari.

Tapiiiiii……

Mencintai itu ada perasaan sayang dan gak mau kehilangan.  Mencintai itu dengan menatap mata dan hatinya dengan penuh rindu.  Mencintai itu ada perhatian, tetapi tidak berlebihan atas segala hal.  Mencintai itu….silahkan dilanjutkan sendiri…^_^

Karena terkadang cinta tidak harus diucapkan dengan kata-kata dan tidak dapat digambarkan dalam sebuah lukisan.  Cinta itu berbuat yang terbaik untuk orang yang dicintainya dan selalu ingin memberi kebahagiaan dan kenyamanan.

Dan gue telah menemukan cinta itu, didalam dirinya…

Cinta yang tak pernah padam

Membawa cita dan bahagia

walau kadang duka datang menyapa

kutahu kau selalu ada

disini.

Terima kasih telah berada disisiku, Cinta….

My first love…

Posted in Familly with tags on 10 March 2009 by arienz

Kalau ditanya, siapa yang menjadi cinta pertama gue? jawabannya pasti adalah nyokap gue tercinta.  Ya, yang very…very…first, emang Tuhan..tapi mari kita bicarakan dalam sisi ke’manusiaan’ nya (dari pada kita ngomongin dari sisi kebinatangan hayoo…^_^)

i luv ma mom

Kok bisa sih?

Ya bisalah.  Pertama kita lahir kedunia, melek langsung ngeliat nyokap (apa ngeliat dokternya dulu ya??^-*).  Kita udah jatuh cinta pada pandangan pertama.  (thanks Ma udah ngelahirin aku ke dunia).  Seiring pertumbuhan, mama merawat dengan penuh kesabaran dan memberikan kasih sayangnya yang tak terhingga, sampai gue besar.

Mama selalu ada ketika gue dihadapkan pada nestapa.  Dengan kata-kata bijaknya mampu membangkitkan semangat yang sudah padam.  Mama tidak pernah menggurui, menyalahkan apalagi melarang.  Rasanya, gue adalah anak yang paling bahagia memiliki nyokap seperti mama.  mama tidak pernah memaksakan kehendaknya kepada anak-anaknya.  mama selalu memberikan kebebasan memilih jalan anak-anaknya masing-masing.  Mama hanya bisa menuntun dan mengarahkan.  Dan bokap hanya bisa mendukung dari belakang.

Setiap orang tua pasti memiliki harapan agar anaknya mampu menjadi seperti yang mereka harapkan, setidaknya seperti yang mereka impikan.

Tapi terkadang, anak-anak mereka lebih memilih jalannya masing-masing yang menurut mereka benar.  Terlepas dari apakah orang tuanya bahagia atau tidak.  Biasanya, ketika sudah mulai beranjak dewasa, anak akan melupakan peranan orang tua.  Ketika kita dewasa, kita sudah tidak mau lagi dikukung oleh ‘aturan’ orang tua.

Mama bilang, semua itu adalah buat kebaikan kita juga nantinya.  Sebenarnya kalau dilihat dari perspektif orang tua, ada benarnya juga.  kalau anaknya mampu membawa nama baik orang tua, maka orang tuanya juga ikut menajdi baik.  Jadi, sama-sama untunglah.  Sistem win-win yang diterapkan orang tua memang patut dilakukan, mengingat anak adalah generasi penerus orang tuanya.

Berbicara soal anak, one of  lovely-precious-daughter of my mom suatu ketika pernah mengecewakan orang tuanya.  Mama menceritakan semuanya kepada gue dan gue mengerti inti permasalahannya.  Hanya, mama terlalu menyalahkan diri sendiri yang tidak becus mengurus anak lah, tidak menjadi orang tua yang baik lah, tidak bisa menjaga anak perempuannya lah.  lalu gue menilai, sebenarnya dalam kasus ini, siapa yang salah sih? orang tuanya atau anaknya? *yang pasti bukan salah gue, karena gue gak tau apa-apa! :D*

Cinta pertama gue itu masih tetap tabah dan pasrah menrima apa yang telah ia bentuk dari dulu.  Buah cintanya bersama suaminya yang kini malah tidak memberi kenikmatan terhadap orang tua dan adik-adiknya.  Segagal-gagal apapun, dia masih tetep mama gue, cinta pertama dan cinta sejati gue…

Gue rasa (dengan ngeliat kenyataan yang ada), gue gak akan mampu berpaling dari mama, apalagi melupakannya.  Gue gak mo jadi anak durhaka (ntar ngelahirin anak susah bo, takut kualat!).  Dan sekarang gue hanya bisa memberikan cinta gue sepenuhnya buat mama (Eh, gak semuanya deh, gpp kan nawar ya ma.  beberapa persen akan saya hibahkan buat belahan jiwa dan pendamping hidup saya nantinya ma).  gue rasa, inilah waktu yang tepat buat berpisah…eh, waktu yang tepat untuk mengembalikan semua cinta dan kasih sayang yang telah engkau berikan.  sebenarnya bukan mengembalikan, tapi membiarkan mama dan bapak menuai kebahagiaan yang telah kalian tanam pada anak-anak kalian.

Semoga kalian tetap dicintai anak-anak kalian, sampai kapan pun.  karena doa dari anak yang soleh, adalah amal yang tidak akan teroutus, sampai kapan pun.  Yah, sampai kapan pun.

Buat cinta pertama gue, Mama…

I Love You, Mom…!

first post..

Posted in Tak Berkategori on 26 February 2009 by arienz

Welcome buat gue…

kalo ditanya kenapa ikutan bikin blog di blogdetik.com?

jawabannya simple, ‘nyari kerjaan..’ huehuehuee…

 

honestly, gue belum familliar sama wp tapi orang belajar gak dosa kan???hehehe…

tp belum tahu juga si mo nulis apa……update nya ntar aja yaaa…